Surabaya, 19-21 Oktober 2025 – Dalam rangka memperkuat implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di lingkungan perguruan tinggi, STAI Salafiyah Bangil menugaskan dua delegasi dari Ketua LPM dan Kaprodi MPI untuk mengikuti pendampingan penyusunan dokumen SPMI terbaru dan pelatihan Audit Mutu Internal (AMI) yang diselenggarakan oleh Konsorsium LPM Kopertais Wilayah IV Jawa Timur di Hotel Halogen Surabaya dengan melibatkan peserta dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) se-Jawa Timur.
Hari pertama disambut dengan rangkaian kegiatan pembukaan oleh koordinator kopertais wilayah IV Jawa Timur, disusul overview kegiatan oleh Bpk Juhari, MEI selaku ketua konsorsium LPM kopertais wilayah IV Jawa Timur. Beliau menyampaikan bahwa “kehadiran Bpk/Ibu pada pelatihan ini merupakan bentuk tekad dan komitmen kuat Perguruan Tinggi masing-masing untuk mengupdate kerangka akademik yang menjadi tolak ukur Perguruan Tinggi dalam aspek penjaminan mutu dan tiga hari ke depan kita akan menggodok kemampuan teknis, akademis yang dibutuhkan untuk menjadi auditor bersertifikat.” Keikutsertaan delegasi STAI Salafiyah Bangil tidak lain adalah bentuk nyata bahwa STAI Salafiyah Bangil terus berikhtiar dalam meningkatkan mutu Perguruan Tinggi melalui peningkatan kompetensi pengelola mutu.
Acara selanjutnya penyampaian materi tentang cara penyusunan dokumen SPMI terbaru berbasis PermenRistek Dikti Nomor 39 Tahun 2025 yang disampaikan oleh Dewan Pakar Konsorsium LPM Prof. Dr. Ir. Mahayu Woro L., MP. Peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk menyusun dokumen SPMI terbaru sesuai dengan standar mutu yang menjadi tanggung jawab masing-masing.

Beberapa kelompok yang telah berpengalaman diarahkan untuk mempresentasikan hasil penyusunan dokumen SMPI untuk dilakukan evaluasi bersama dewan pakar. Prof. Dr. Ir. Mahayu Woro L., MP kemudian langsung disusul penambahan materi penting tentang SPMI berbasis Resiko. Materi ini tidak ada pada agenda kegiatan tetapi Beliau menambahkan sebagai wawasan baru dalam penyusunan SPMI terbaru. Ilmu yang sangat luas dan penting untuk dipahami dan diterapkan pada penyusunan dokumen SPMI.
Hari kedua sebelum praktik AMI, Prof. Dr. Ir. Mahayu Woro L., MP. menyampaikan kelanjutan pembahasan tentang pendokumentasian dokumen SPMI dan pengesahannya. Semua peserta diberikan waktu untuk bertanya dan berdiskusi bersama berdasarkan pengalaman masing-masing Perguruan Tinggi.

Masuk pada praktik AMI dengan pemateri pertama yaitu Bpk Sinollah, S.Sos., M.AB., selaku sekretaris konsorsium LPM kopertais Wilayah IV Jawa Timur tentang apa itu AMI? Bagaimana perencanaan dan pelaksanaan AMI? Bagaimana menyusun rencana dan laporan audit kerja AMI?. Dilanjutkan materi tentang pengembangan instrument AMI yang disampaikan oleh Bpk Ahmad Lubab, Msi Semua materi disampaikan sekaligus dengan dinamika permasalahan implementasi di lapangan.
Pembahasan materi dan praktik AMI dilaksanakan pada hari kedua dan ketiga mulai dari penyusunan rencana dan laporan audit kerja AMI, etika auditor yang disampaikan oleh Ibu Dr. Hj. Umi Salamah, M.Pd.I., kemudian ekspose AMI dan permintaan Tindakan koreksi yang dipandu oleh Ibu Maryam Qadarin M.Sc., dilanjutkan penyusunan laporan hasil audit dengan pemateri Bpk Ahmad Masyhadi, M.Pd.I., hingga Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) oleh Bpk Ahmad Fauzi, M.Pd sebagai dewan pakar konsorsium LPM kopertais Wilayah IV Jawa Timur.
Praktik AMI ini disimulasikan oleh beberapa perwakilan peserta yang ditunjuk oleh tim konsorsium berdasarkan pengalaman yang cukup lama dalam pelaksanaan Audit Mutu Internal di Perguruan Tinggi masing-masing. Tujuannya agar semua peserta pelatihan dapat secara langsung memahami cara kerja seorang auditor mutu internal sehingga dapat dipraktikkan secara langsung dalam mengaudit mutu lembaganya di kemudian hari.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas SDM perguruan tinggi dalam memahami dan menerapkan siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP) pada setiap unit kerja di perguruan tinggi. Selain itu, materi pelatihan diarahkan pada penguatan teknik audit mutu internal yang sesuai dengan pedoman SPMI dan standar akreditasi terkini.
Keikutsertaan STAI Salafiyah Bangil dalam kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pengembangan mutu yang berorientasi pada peningkatan efektivitas tata kelola akademik, transparansi layanan publik, serta pencapaian standar nasional pendidikan tinggi. Melalui peningkatan kompetensi pengelola mutu, diharapkan pelaksanaan AMI dengan standar SPMI terbaru di lingkungan kampus akan semakin sistematis, objektif, dan berkelanjutan dalam mendorong peningkatan mutu pada seluruh aspek tridharma perguruan tinggi.
Pelaksanaan pelatihan ini diharapkan mampu memperkuat budaya mutu serta memacu kesiapan institusi dalam menghadapi tantangan perkembangan regulasi pendidikan tinggi di Indonesia. STAI Salafiyah Bangil terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan yang unggul dan akuntabel, sebagai kontribusi dalam mencetak sumber daya manusia yang berintegritas dan berdaya saing.
