Bangil, 12 September 2026 — STAI Salafiyah Bangil menyelenggarakan kegiatan Pembekalan dan Pelepasan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Integratif Tahun Akademik 2026/2027 pada Sabtu (12/9). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan STAI Salafiyah Bangil tersebut diikuti oleh mahasiswa peserta PPL-KKN Integratif dari Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) dan Ekonomi Syariah (EKOS).

Kegiatan diawali dengan pembukaan, tawassul Al-Fatihah, serta sambutan dari jajaran pimpinan STAI Salafiyah Bangil. Dalam sambutannya, pimpinan memberikan pesan kepada mahasiswa agar selama menjalankan PPL-KKN senantiasa mematuhi aturan dan tata tertib yang berlaku di masing-masing lembaga mitra. Mahasiswa juga diingatkan untuk menjaga nama baik STAI Salafiyah Bangil, menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya, serta berusaha memberikan manfaat dan kontribusi nyata bagi lembaga tempat mereka melaksanakan kegiatan.

Pesan tersebut menjadi bagian penting dalam pelepasan mahasiswa sebelum terjun ke lapangan. PPL-KKN Integratif tidak hanya diarahkan sebagai kegiatan praktik, tetapi juga sebagai sarana mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan melalui pengalaman nyata, sekaligus mengintegrasikan aspek akademik, profesional, sosial, dan spiritual.

Setelah doa, kegiatan dilanjutkan dengan seremonial pelepasan mahasiswa PPL-KKN Integratif yang ditandai dengan pelepasan balon oleh Ketua STAI Salafiyah Bangil bersama Ketua Yayasan Salafiyah Bangil. Prosesi tersebut dilaksanakan di halaman gedung STAI Salafiyah Bangil dan disaksikan oleh para dosen serta mahasiswi. Pelepasan balon menjadi simbol dimulainya langkah mahasiswa untuk belajar, berproses, dan berkontribusi secara langsung di lembaga mitra. Prosesi kemudian diakhiri dengan tepuk tangan meriah dari seluruh peserta sebagai bentuk dukungan dan semangat kepada mahasiswa yang akan menjalankan tugas di lapangan.

Memasuki rangkaian pembekalan, materi pertama disampaikan oleh Wakil Ketua I Bidang Akademik dan Kelembagaan, Munawwaroh, M.Pd. Materi pembekalan menekankan bahwa PPL-KKN Integratif merupakan bentuk pembelajaran berbasis pengalaman yang menghubungkan kompetensi akademik dengan praktik profesional dan pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa diarahkan untuk memahami peran masing-masing pihak, alur kegiatan, etika, tanggung jawab, serta pentingnya menjaga disiplin dan nama baik almamater selama berada di lembaga mitra.

Selanjutnya, Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) memberikan pemaparan mengenai pelaksanaan PPL-KKN Integratif sesuai karakteristik keilmuan manajemen pendidikan. Mahasiswa diarahkan untuk menghubungkan teori yang telah dipelajari dengan praktik pengelolaan lembaga pendidikan, mulai dari administrasi, kurikulum dan peserta didik, sarana prasarana, keuangan, supervisi, hubungan masyarakat, hingga penjaminan mutu. PPL-KKN juga diarahkan untuk memberikan pengalaman nyata sekaligus menghasilkan kontribusi yang relevan bagi lembaga mitra.

Sementara itu, Program Studi Ekonomi Syariah (EKOS) menyampaikan teknis pelaksanaan PPL-KKN pada lembaga mitra ekonomi syariah, khususnya Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Bangil dan Koperasi Konsumen Syariah An-Nisa. Materi mencakup sistem pelaksanaan, pembagian kelompok dan pergantian mahasiswa, target kegiatan, penerapan keterampilan praktis, program kerja, serta penguatan soft skills seperti kerja sama, kepemimpinan, dan etika.

Pembekalan berikutnya disampaikan oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) mengenai administrasi, monitoring, evaluasi, dan penilaian PPL-KKN Integratif. Mahasiswa diberikan pemahaman mengenai penggunaan logbook, konsultasi DPL, monitoring, penilaian oleh DPL dan Pembimbing Lapangan Mitra (PLM), hingga penyusunan laporan akhir. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pelaksanaan PPL-KKN berjalan tertib, terukur, dan sesuai standar mutu yang telah ditetapkan.

Kemudian, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M/LPPM) memberikan pembekalan mengenai Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dalam PPL-KKN Integratif. Mahasiswa diarahkan untuk tidak sekadar menjalankan kegiatan, tetapi terlebih dahulu melakukan observasi, menemukan kebutuhan lembaga, melakukan koordinasi, melaksanakan program yang sesuai, kemudian mendokumentasikan hasilnya. PKM tidak harus berupa kegiatan besar, tetapi harus nyata dan memberikan manfaat bagi mitra.

Rangkaian pembekalan kemudian ditutup dengan pembinaan oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) sesuai kelompok dan lembaga mitra masing-masing. Pada Tahun Akademik 2026/2027, mahasiswa ditempatkan pada lima lembaga mitra, yaitu Koperasi Konsumen Syariah An-Nisa di Jl. Salak No. 479, BSI KCP Bangil di Jl. Pattimura 442 No. 2–3, SMP Negeri 2 Bangil di Jl. Bader No. 2, Kelurahan Kalirejo, SDS RDU Bangil di Jl. Gurami 226 A, Kelurahan Kauman, serta SMAS Yadika Bangil di Jl. Salem No. 3, Kelurahan Kersikan, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu menjalankan PPL-KKN Integratif dengan disiplin, bertanggung jawab, dan tetap menjunjung etika akademik maupun profesional. Sesuai pedoman STAI Salafiyah Bangil, mahasiswa memiliki kewajiban untuk mematuhi ketentuan kampus dan lembaga mitra, menjaga nama baik almamater, menyusun program kerja berdasarkan kebutuhan lapangan, melaksanakan PPL dan KKN secara terintegrasi, serta menyusun logbook dan laporan sebagai bentuk pertanggungjawaban kegiatan.

Kegiatan pembekalan dan pelepasan ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa STAI Salafiyah Bangil untuk mengaplikasikan ilmu secara langsung di tengah lembaga dan masyarakat. Dengan bekal pengetahuan, pembinaan, serta arahan dari pimpinan, program studi, LPM, LP2M, dan DPL, mahasiswa diharapkan mampu menjadikan PPL-KKN Integratif sebagai pengalaman belajar yang bermakna sekaligus memberikan kontribusi positif bagi setiap lembaga mitra.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *